Home FIGHT ROOMPesilat Italia Berguru di Sukabumi, Bukti Pencak Silat Mendunia

Pesilat Italia Berguru di Sukabumi, Bukti Pencak Silat Mendunia

by Wildan Afidz
Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menerima kunjungan Delegasi Pencak Silat Yamusprasi asal Italia di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Rabu (20/5) (dokumentasi Dokpim Kota Sukabumi)

Legacy Arena – Suasana semarak mewarnai kawasan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi. Dua puluh anggota delegasi pencak silat asal Italia menampilkan kemampuan mereka dalam sebuah pertunjukan pencak silat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program workshop pencak silat dan pembelajaran budaya yang diikuti oleh Delegasi Pencak Silat Yamusprasi asal Italia selama berkunjung ke Kota Sukabumi.

Para pesilat Italia memperagakan berbagai teknik dasar hingga rangkaian jurus yang telah mereka pelajari selama mengikuti pelatihan bersama perguruan silat setempat. Penampilan mereka mendapat apresiasi dari pegiat budaya dan masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut. Selain mengikuti latihan “Pencak Silat Sang Maung Bodas”, delegasi Italia juga mengunjungi Museum Prabu Siliwangi serta menyaksikan sejumlah pertunjukan kesenian tradisional sebagai pengenalan warisan budaya daerah.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyampaikan bahwa kedatangan delegasi dari Italia menjadi bukti bahwa pencak silat semakin dikenal dan diminati di tingkat internasional. Menurutnya, antusiasme warga negara asing dalam mempelajari budaya lokal merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sukabumi.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran sahabat-sahabat dari Italia yang datang ke Sukabumi untuk mempelajari pencak silat dan kebudayaan lokal. Ini menunjukkan bahwa warisan budaya Indonesia memiliki daya tarik mendunia. Kami berharap kerja sama budaya seperti ini dapat terus berkembang dan menjadi jembatan persahabatan antarnegara,” ujarnya.

Perwakilan delegasi pencak silat dari Italia, Massimiliano Morandini merasa terhormat dapat belajar langsung dari para guru pencak silat di Sukabumi. Menurutnya pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri. Namun, pencak silat juga mengajarkan kedisiplinan, penghormatan, dan filosofi kehidupan.

Sementara KH. Fajar Laksana, pimpinan Pondok Pesantren Al-Fath merasa senang akan kedatangan delegasi dari Italia sembari mengutarakan harapannya.

“Kehadiran peserta dari Italia membuktikan bahwa pencak silat mampu menjadi media diplomasi budaya. Kami berharap ilmu yang diperoleh selama berada di Sukabumi dapat dibawa pulang dan diperkenalkan kepada masyarakat Eropa sehingga pencak silat semakin dikenal dunia,” tuturnya.

Pencak silat sendiri merupakan seni bela diri asli Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda sejak tahun 2019. Saat ini pencak silat berkembang di berbagai negara melalui jaringan federasi internasional dan komunitas pencinta budaya Nusantara.

Kunjungan delegasi pencak silat Italia tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama lebih lanjut dalam berbagai bidang, termasuk promosi budaya dan pengembangan pencak silat di kancah internasional.

You may also like

Leave a Comment