
Legacy Arena – Libur Lebaran selalu saja mempertemukan kita dengan hidangan lezat khas hari raya. Namun, hidangan tersebut nyatanya dapat berpengaruh pada tubuh.
Di saat libur lebaran, banyak orang meninggalkan aktivitas olahraganya. Boleh jadi karena alasan perjalanan mudik, bersilaturahmi dengan orang terdekat maupun berkumpul dengan keluarga besar. Di waktu-waktu seperti ini, kita dihadapkan dengan hidangan hari raya yang menggugah selera. Namun, hidangan tersebut tergolong tidak sehat bagi tubuh apalagi jika tidak diimbangi dengan berolahraga dan istirahat yang cukup.
Simak kiat-kiat berikut untuk mulai berolahraga setelah libur lebaran.
- Mulai Olahraga dengan Perlahan
Mulai berolahraga dengan aktivitas ringan atau intensitas yang rendah. Intensitas dapat ditingkatkan seiring tubuh beradaptasi. Hal penting yang juga perlu diingat adalah untuk selalu mendengarkan tubuh. Hal-hal yang perlu diwaspadai adalah ketika mengalami kelelahan, rasa tidak nyaman atau nyeri dan lain sebagainya.
- Pilih Jenis Olahraga dengan Intensitas Ringan
Jenis olahraga yang lebih baik difokuskan setelah libur lebaran salah satunya adalah kardio seperti jalan kaki, bersepeda, dan berenang dengan intensitas rendah. Selain itu, dilansir dari laman Prodia OHI, olahraga yang juga cocok untuk memulai setelah libur lebaran diantaranya latihan kekuatan melalui push up dan sit up serta yoga sebagai latihan fleksibilitas.

- Menjaga Asupan Nutrisi dan Istirahat
Menjaga asupan nutrisi dapat dilakukan dengan pola makan seimbang berupa protein, karbohidrat dan sayur. Kemudian tubuh juga harus tetap terhidrasi dengan rajin mengonsumsi air putih. Peran keduanya krusial untuk performa tubuh ketika berolahraga, terutama seiring dengan kenaikan intensitas dan durasi berolahraga. Selain itu istirahat juga sama pentingnya, dilansir dari laman Move for Life Physio tidur yang berkualitas sangat krusial bagi pemulihan tubuh. Usahakan untuk tidur tujuh jam di malam hari setelah melakukan olahraga.
- Buat Rutinitas Olahraga yang Konsisten
Coba tentukan waktu dan buat jadwal tetap untuk olahraga harian. Jadikan jadwal tersebut sebagai prioritas harian tetapi tetap fleksibel. Contohnya lima kali seminggu setiap pagi atau sore. Selain itu dapat juga menetapkan target yang realistis dan lacak progres olahraga secara berkala agar menjadi motivasi.
- Mengajak Rekan Olahraga
Terakhir carilah rekan untuk berolahraga. Rekan olahraga di sini bisa berupa orang terdekat seperti pasangan, keluarga, dan teman. Hal ini dapat menambah semangat dan motivasi sehingga memperbesar kemungkinan untuk konsisten berolahraga. Selain orang terdekat dapat juga berolahraga dengan personal trainer sehingga lebih disiplin dan terstruktur.