Home LEGACY CULTURERibuan Pelari Meriahkan Debut Tidar Borobudur 10K

Ribuan Pelari Meriahkan Debut Tidar Borobudur 10K

by Lazuardi Rafi
Para pelari Tidar Borobudur 10K mendekati garis finish di Jalan Alun-alun Selatan Kota Magelang (dokumentasi Legacy Arena/Lazuardi Rafi)

Magelang, Legacy Arena – Sejak pagi, buta ribuan orang berbondong-bondong datang ke Alun-alun Kota Magelang untuk mengikuti event Tidar Borobudur 10K pada Minggu (24/5/2026). Event yang diadakan oleh Pemerintah Kota Magelang dan RSUD Tidar Kota Magelang ini dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kota Magelang yang ke-1120.

Sekitar 8.000 peserta dari anak-anak hingga lansia datang dari berbagai daerah demi mengikuti Tidar Borobudur 10K yang digelar untuk kali pertama. Mengelilingi Kota Magelang yang sejuk, para pelari dibagi menjadi tiga kategori, 10K, 5K, dan 3K terkhusus warga Magelang.

Tergabung dalam barisan pelari 5K, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto yang turut serta berlari bersama para peserta lainnya. Sedangkan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono tak mau ketinggalan, ikut membersamai warga Magelang yang antusias dalam kategori 3K.

Dikutip dari Suara Merdeka Kedu, Wamendagri Bima berpendapat bahwa event ini lebih dari sekadar perlombaan lari. Namun, upaya Pemerintah Kota Magelang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor sport tourism. “Udaranya sejuk dan saya lihat penyelenggaraan tertata baik. Event ini cara kreatif untuk menambah PAD. Saya lihat ini berpotensi besar untuk dikembangkan lagi tahun depan, dan saya usul ditambah kategori half marathon,” ujar wamendagri berkacamata tersebut.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mencapai garis finish seusai mengikuti kategori 5K dalam Tidar Borobudur 10K (dokumentasi Legacy Arena/Lazuardi Rafi)

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memaparkan bahwa pihaknya memproyeksikan event ini sebagai jadwal tahunan Kota yang berdampak besar terhadap kemajuan Kota Magelang beserta masyarakatnya. Ia juga menerima adanya usulan untuk menambahkan half marathon untuk masuk ke dalam kategori yang sudah ada. Harapannya langkah tersebut dapat menggaet lebih banyak pelari dari berbagai daerah bahkan pelari mancanegara.

Event Tidar Borobudur 10K perdana ini sukses memikat pelari dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya Anggita, pelari asal Yogyakarta yang turut serta dalam kategori 5K. Ia mengaku terkesan sekaligus terkejut dengan rute larinya kali ini. “Rutenya agak ngagetin ya, karena ternyata di dalam kota rutenya naik turun, jadi ada berbagai elevasi,” ujar finisher kategori 5K tersebut.

Dalam rangkaian acaranya, Panitia Tidar Borobudur 10K menyediakan doorprize berupa berbagai hadiah dengan hadiah utama berupa 1 unit mobil city car dan 30 emas logam mulia. Selain itu untuk mengapresiasi kreativitas, panitia juga menyediakan hadiah jutaan rupiah bagi pelari yang mengenakan kostum terbaik.

You may also like

Leave a Comment